
Source: Freepik.com
Industri skincare Korea kembali menggemparkan dunia dengan inovasi terbaru yang diprediksi akan menjadi tren paling dominan di 2026: PDRN (Polydeoxyribonucleotide).
Jika kamu kira snail mucin atau fermented ingredients sudah cukup revolusioner, bersiaplah untuk memasuki era regenerasi kulit yang lebih canggih. PDRN bukan sekadar ingredient biasa ini adalah terobosan medis yang kini hadir dalam format serum dan essence untuk penggunaan sehari-hari.
K-Beauty Memimpin Revolusi PDRN
Korea adalah eksportir kosmetik terbesar kedua pada kuartal pertama 2025 dengan nilai USD 3,61 miliar, hanya di belakang Amerika Serikat dengan USD 3,75 miliar.
Kesuksesan ini didorong oleh inovasi berkelanjutan, dan PDRN adalah bintang baru yang sedang naik daun. PDRN, yang pertama kali dipopulerkan dalam K-Beauty profesional, kini bergerak dari klinik profesional dan perawatan tweakments ke serum K-beauty, dan menuju arus utama global sebagai active regeneratif tahun 2026.
Menurut data dari Trendier AI yang menganalisis jutaan data produk kecantikan, PDRN termasuk dalam bahan aktif medis yang paling banyak digunakan dalam pengaturan medis atau farmasi, bersama dengan exosomes, tranexamic acid, dexpanthenol, dan EGF.
Ini menandakan pergeseran konsumen yang jelas menuju efektivitas yang terbukti secara klinis dan bahan yang dipercaya oleh dermatolog.
Baca Juga: Mengapa Tren Produk Skincare Korea Banyak Diminati
Mengapa PDRN Akan Mendominasi 2026?
Lauren Lee, founder dari brand skincare Korea Jelly Ko dan konsultan K-beauty STYLESTORY, mengungkapkan bahwa industri akan melihat lebih banyak PDRN, termasuk versi yang diturunkan dari tanaman.
Selain itu, bahan seperti EGF, peptida, dan retinal yang semakin digabungkan dengan pendukung barrier seperti ceramides, turunan Centella, dan squalane sehingga positioning keseluruhan bergeser dari hidrasi sederhana ke bahasa tentang repair dan recovery.
Yang menarik, PDRN bukan lagi eksklusif untuk treatment klinik mahal. Dengan kredensial collagen-boosting dan repair yang kuat, PDRN muncul sebagai active regeneratif tahun 2026, memberikan hasil clinic-grade dalam format at-home seperti sheet masks, eye creams, dan hair ampoules.
Demokratisasi akses ini adalah DNA K-beauty: membuat teknologi medis canggih tersedia untuk konsumen biasa dengan harga yang terjangkau.
Era Regenerasi Menggantikan Eksfoliasi
Dr. Iryna Lazuk, dermatolog dan Founder Dr. Lazuk Esthetics, menjelaskan pergeseran paradigma dalam skincare Korea. Tren regeneratif seperti PDRN yang dikombinasikan dengan controlled micro-delivery pada dasarnya adalah K-Beauty yang mengatakan, “Mari berhenti melawan kulit dan membangun kembali kemampuannya untuk berperilaku normal lagi”.
Dalam beberapa minggu penggunaan, kulit sering terasa kurang reaktif, kemerahan latar belakang melunak, hidrasi bertahan lebih lama, makeup menempel lebih baik, dan tekstur terlihat lebih rata.
Setelah beberapa bulan, manfaat yang lebih dalam mulai terlihat: resilience meningkat, breakouts inflamasi yang dipicu oleh iritasi terjadi lebih jarang, dan pemulihan pasca-prosedur terasa lebih nyaman.
Brand Terkemuka Sudah Mengadopsi PDRN
Beberapa brand skincare Korea terkemuka sudah meluncurkan produk dengan PDRN. Medicube menggabungkan kekuatan regeneratif dari 10.000 ppm salmon PDRN dengan kompleks peptida berperforma tinggi yang terdiri dari 5 jenis peptida untuk merangsang produksi kolagen yang intens.
Sementara itu, VT Cosmetics menghadirkan essence dengan 100.000 ppm Vegan PDRN yang bersumber dari ginseng liar Korea, menawarkan alternatif ramah vegan dengan berat molekul rendah dan stabilitas yang ditingkatkan untuk penyerapan sangat baik.
Peluang Bisnis di Tengah Pertumbuhan Ekspor
Bagi pelaku bisnis kecantikan, ini adalah momentum sempurna untuk mengadopsi PDRN. Sebanyak 86,4 persen perusahaan kosmetik Korea mengekspresikan outlook positif untuk ekspor 2026, dengan peningkatan peluncuran produk baru dan peningkatan kualitas sebagai alasan utama.
Korea telah melampaui Jerman sebagai eksportir kosmetik terbesar ketiga di dunia, dengan ekspor utama mencapai USD 10,28 miliar, yang mana data tersebut naik 20,3% dari tahun sebelumnya.
PDRN: Representasi Masa Depan Skincare
PDRN dapat dikatakan sebagai representasi dari masa depan skincare Korea yang lebih mature, clinical, dan fokus pada skin health jangka panjang. Dengan kombinasi research medis yang solid, format produk yang accessible, dan harga yang kompetitif, PDRN akan menjadi ingredient yang wajib dimiliki dalam rutinitas skincare 2026.
Bagi brand yang ingin tetap relevan di pasar kecantikan global, mengadopsi PDRN dalam product lineup adalah langkah strategis yang tidak boleh dilewatkan.
Ingin buat produk seperti skincare dari Korea? Di PT. Gemma Natura Lestari atau GNL bisa mewujudkannya! Hubungi tim Marketing kami sekarang untuk informasi dan konsultasi seputar maklon.
Baca Juga: Tren Make Up Korea Viral yang Masih Digunakan Saat ini
